Power system

Risalah Catatan: Gas Insulated Substation – Gas SF6 dan Konstruksi GIS

GIS memanfaatkan gas dielektrik yaitu sulfur hexaflouride (SF6). Konduktor, circuit breaker (CB), disconecting switch (DS), current transformer (CT), voltage transformer (VT) terbungkus didalam metal enclosure dengan diisi oleh gas SF6. Dengan menggunakan gas SF6, GIS hanya memerlukan ruang 10 kali lipat lebih kecil dari switchyard dengan insulasi udara (switchyard konvensional). GIS digunakan pada lokasi dimana […]

Risalah Catatan: Gas Insulated Substation – Gas SF6 dan Konstruksi GIS Read More »

Transmisi Tegangan Tinggi: Tegangan Lebih Temporer

Tegangan lebih temporer merupakan fenomena osilasi gelombang tegangan dengan durasi lama dan bersifat undamped atau damping rendah. Tegangan lebih temporer disebabkan oleh fenomena sebagai berikut: Gangguan phase-to-ground merupakan contoh dari undamped tegangan lebih sementara yang terjadi pada fasa yang tidak terganggu hingga durasi gangguan berakhir. Karakteristik Tegangan Lebih Tujuan dari pengklasifikasian tegangan lebih (temporer, switching

Transmisi Tegangan Tinggi: Tegangan Lebih Temporer Read More »

Transmisi Tegangan Tinggi: Stress Tegangan Pada Insulasi

Dalam merancang suatu sistem transmisi, biaya menjadi faktor limitasi dari suatu desain. Terutama apabila berkaitan dengan sistem tegangan tinggi, semakin tinggi rating insulasi yang dibutuhkan, semakin tinggi juga keandalan yang diharapkan sehingga menyebabkan cost yang semakin tinggi juga. Sehingga, kriteria desain pada suatu sistem insulasi harus dapat menyeimbangkan antara kemampuan insulasi, biaya dan keandalan sistem.

Transmisi Tegangan Tinggi: Stress Tegangan Pada Insulasi Read More »

Estimasi Apakah Sambaran Petir Dapat Menyebabkan Shielding Failure atau Tidak Menggunakan Metode Elektrogeometrik

Riset yang signifikan telah dilakukan untuk memahami proses sambaran petir pada struktur. Hal ini mendorong pada peningkatan untuk memprakirakan seberapa banyak sambaran petir yang dapat menyambar penghantar dan juga dapat memberikan rekomendasi penempatan shielding untuk mengurangi jumlah sambaran petir pada konduktor fasa. Lebih jauh lagi, berdasarkan bukti video sambaran petir pada penghantar dan tower menunjukan

Estimasi Apakah Sambaran Petir Dapat Menyebabkan Shielding Failure atau Tidak Menggunakan Metode Elektrogeometrik Read More »

Seberapa Efektif Pengaruh Pemasangan MVLC Pada Jaringan SUTT 150 kV Sebagai Mitigasi Right of Way Kritis

Medium Voltage Line Cover atau disingkat MVLC merupakan suatu alat pelindung yang di desain untuk menginsulasi konduktor telanjang (bare conductor) secara temporer pada jaringan distribusi tegangan menengah (20kV/36kV) dari ancaman vegetasi maupun penda asing lainnya. Cara pemasangannya adalah dengan dipasang secara langsung pada konduktor dengan metode zipper untuk mengunci penutupnya. Yang harus digaris bawahi adalah

Seberapa Efektif Pengaruh Pemasangan MVLC Pada Jaringan SUTT 150 kV Sebagai Mitigasi Right of Way Kritis Read More »

Tokantakon #1 – Kenapa Listrik PLN Menggunakan Sistem 3 fasa

Rubrik Tokantakon ini merupakan konten baru di blog saya yang akan mengulas penjabaran selengkap yang saya bisa terhadap suatu pertanyaan sederhana seputar kelistrikan. Saya kasih nama rubrik ini Tokantakon, karena terinspirasi dari situasi dimana anak yang baru kerja yang suka nanya pertanyaan yang terkesan remeh dan dijawab oleh seniornya “Tokan takon wae!”. Nah, di edisi

Tokantakon #1 – Kenapa Listrik PLN Menggunakan Sistem 3 fasa Read More »

Performa Elektris String Insulator Kaca Yang Mengalami Pecah

Insulator pin & cap yang digunakan sebagai media insulasi pada jaringan transmisi tegangan tinggi didesain untuk memiliki lifetime kurang lebih 40 tahun. Sehingga insulator tersebut dirancang untuk mampu menahan baik itu stress mekanis, lingkungan dan juga stress elektris. Intensitas stress tersebut dapat membuat lifetime insulator berkurang. Sehingga perlu dilakukan mitigasi terhadap insulator yang mulai terjadi

Performa Elektris String Insulator Kaca Yang Mengalami Pecah Read More »

Grounding Pada Sistem Tenaga Listrik

Grounding merupakan suatu koneksi antara beberapa part pada peralatan dan instalasi kelistrikan yang terhubung melalui konduktor ke elektroda yang ditimbun di dalam tanah. Sistem grounding ini meliputi seluruh peralatan baik di pembangkit listrik, gardu induk, struktur metal, enclosure metal, tanki dan pipa, tower, ground wire, titik netral trafo, metal seath pada kabel HV dst. Klasifikasi

Grounding Pada Sistem Tenaga Listrik Read More »

Pentingnya Korona Ring Pada Insulator Polimer

Distribusi tegangan pada insulator tersebar secara non liner sehingga terdapat variasi tegangan di sepanjang string atau rod. Sebagai gambaran, keping insulator pada sisi hot end memiliki 10% distribusi tegangan phase-ground dan hanya 2% distribusi tegangan pada titik tengah string/rod insulator. Jika distribusi tegangan tidak terkendali dan melebihi treshold (2200 Vrms/mm) maka akan muncul efek korona

Pentingnya Korona Ring Pada Insulator Polimer Read More »

Studi Power Quality Pada Jaringan Transmisi ULTG Jember

Pembahasan mengenai power quality merupakan subjek yang sangat luas pada power system. Hal tersebut meliputi segala aspek pada power system engineering mulai dari pembangkitan, transmisi, level distribusi sampai permasalahan yang ada pada end user. Konteks tersebut semakin kompleks dengan penerapan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan dan bagaimana bulk power tersebut dapat diintegrasikan dengan jaringan transmisi

Studi Power Quality Pada Jaringan Transmisi ULTG Jember Read More »

Scroll to Top